Posts

Dari Sampah Plastik Bisa Jadi Duit?

Image
ilustrasi pemanfaatan ecobrick | Sumber : pinterest   Begitu sering kita mendengar kalau sampah anorganik sangat sulit untuk terurai, semisal sampah plastik. Proses dekomposisinya memerlukan waktu 50 hingga ratusan tahun. Sekalipun sudah ratusan tahun, bisa jadi limbah plastik tersebut hanya pecah lalu menjadi mikroplastik. ilustrasi pemanfaatan ecobrick | Sumber : pinterest   Karenanya, segala upaya pengolahan sampah telah diusung, mulai dari program pemerintah hingga masyarakat. Salah satu kontribusi dalam penanggulangan sampah plastik ialah dengan memetamorfosiskan sampah plastik menjadi karya yang bernilai ekonomi, yaitu ecobrick atau bata ramah lingkungan. ilustrasi pemanfaatan ecobrick | Sumber : pinterest   Harga satu botol ecobrick juga bermacam-macam, sesuai ukuran botolnya dan harga per-wilayah, harga satu botolnya mulai dari Rp.5.000 hingga Rp.23.000. ilustrasi pemanfaatan ecobrick | Sumber : pinterest   Tidak hanya itu, bata ramah lingkungan ini...

Banjir Sampah Plastik? Mahasiswa Arsitektur UNTAG Semarang ini Menyulap Sampah Plastik Menjadi Ecobrick! Yuk Intip Cara Simpel Bikinnya!

Image
  Di musim penghujan sekarang ini, beberapa wilayah di Indonesia, tidak hanya kebanjiran air, namun juga kebanjiran sampah plastik. Salah satu wilayah di Indonesia yang memproduksi cukup banyak sampah plastik adalah kota Semarang.   Semarang sendiri menjadi kota metropolitan dengan jumlah penduduknya mencapai 1,6 juta jiwa dengan menghasilkan 1.000 ton sampah setiap harinya.   Karenanya, fenomena ini menjadi salah satu proker KKN mahasiswa UNTAG Semarang dengan menyulap sampah plastik menjadi bata ramah lingkungan atau ecobrick, dan sebagai upaya untuk sedikit berkontribusi dalam program pemerintah Kota Semarang dalam hal penanggulangan sampah.   Ungaran Barat (20/2) – Muhamad Muzaqi (Mahasiswa Jurusan Teknik Arsitektur) telah memilah sampah plastik dari sampah lainnya (organik dan anorganik), limbah tersebut diperolehnya dari rumah warga area komplek perum PLN jalan Hayam Wuruk, di TPS terdekat, di kantor PLN, sampah mahasiswa di berbagai universitas hin...

Berdayakan Limbah Plastik, Mahasiswa Arsitektur UNTAG Semarang Melaksanakan KKN dengan Membuat Bata Ramah Lingkungan (Ecobrick)

Image
Mulai tahun 2019, maraknya pelarangan memakai plastik sekali pakai di Indonesia, seperti penggunaan kantong plastik berbayar atau tidak tersedianya plastik di beberapa swalayan telah digadang-gadangkan, sebabnya Indonesia telah menjadi produsen sampah plastik terbanyak kedua setelah China. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Februari 2019, merilis bahwa saat ini Indonesia menghasilkan sedikitnya 64 juta ton timbunan sampah setiap tahunnya. Karena isu lingkungan tersebut, salah seorang mahasiswa Arsitektur UNTAG Semarang, Muhamad Muzaqi, tertarik membuat program kerja untuk KKN mandiri-nya di masa pandemi ini, dia menyulap limbah plastik dengan membuat bata ramah lingkungan yang bisa digunakan untuk media tanam, kreasi taman, furniture, hingga pengisi dinding, dan beton. Kegiatan pembuatan ecobrick ini dilaksanakan di Jalan Hayam Wuruk perum PLN Ungaran Barat Kabupaten Semarang selama sebulan penuh sejak 08 Februari kemarin. Hampir setiap ...

Tanpa Sadar, Kita Dibunuh Sampah Plastik?!

Image
  Tanpa Sadar, Kita Dibunuh Sampah Plastik?! Seringkali kita melihat sampah terutama sampah plastik bertebaran. Entah saat berada di area wisata hingga di area mukim penduduk, bahkan di sekitar kita! Lalu, apa kita pernah bertanya, sebenarnya … berapa banyak sampah yang kita hasilkan dalam sehari?   Jika di Indonesia sendiri, jumlah penduduk sekitar 268 juta orang, maka tiap penduduk menghasilkan 698 kilogram sampah plastik setahun atau 1,9 kilogram dalam sehari. Wah … jumlah yang lumayan banyak!   Lantas, berapa lama, waktu yang dibutuhkan untuk mengurai sampah plastik yang kita hasilkan sebanyak 1,9 kilo dalam sehari itu?   Dilansir dari Petungsewu Wildlife Education Center, limbah plastik diperkirakan mampu dikelola sendiri oleh alam dalam waktu 50 hingga 100 tahun. Bahkan usia manusia saja tidak sepanjang proses penguraian sampah tersebut! Dan, waktu dekomposisi sampah juga tidak menjamin leburnya sampah, bisa jadi hanya membuat sampah pecah kemudian beru...