Tanpa Sadar, Kita Dibunuh Sampah Plastik?!

 

Tanpa Sadar, Kita Dibunuh Sampah Plastik?!

Seringkali kita melihat sampah terutama sampah plastik bertebaran. Entah saat berada di area wisata hingga di area mukim penduduk, bahkan di sekitar kita! Lalu, apa kita pernah bertanya, sebenarnya … berapa banyak sampah yang kita hasilkan dalam sehari?

 

Jika di Indonesia sendiri, jumlah penduduk sekitar 268 juta orang, maka tiap penduduk menghasilkan 698 kilogram sampah plastik setahun atau 1,9 kilogram dalam sehari. Wah … jumlah yang lumayan banyak!

 

Lantas, berapa lama, waktu yang dibutuhkan untuk mengurai sampah plastik yang kita hasilkan sebanyak 1,9 kilo dalam sehari itu?

 

Dilansir dari Petungsewu Wildlife Education Center, limbah plastik diperkirakan mampu dikelola sendiri oleh alam dalam waktu 50 hingga 100 tahun. Bahkan usia manusia saja tidak sepanjang proses penguraian sampah tersebut! Dan, waktu dekomposisi sampah juga tidak menjamin leburnya sampah, bisa jadi hanya membuat sampah pecah kemudian berubah menjadi mikroplastik.

 

 Dengan demikian, proses penguraian sampah yang panjang dan meningkatnya jumlah sampah per-tahunnya menjadikan bumi tentunya sedang tidak baik-baik saja! 

 

Penelitian dari UC Davis dan Universitas Hasanuddin yang dilakukan di pasar Paotere Makassar menunjukkan 23% sampel ikan yang diambil memiliki kandungan plastik di perutnya. Kemudian ikan tersebut kita santap. Secara tak langsung, kita pun telah memakan plastik! Dampaknya bagi kesehatan, bisa melukai organ hati, ginjal, paru-paru, hingga sistem reproduksi. 

 

Ada sekitar 6.000 hingga 245.000 metrik ton (MT) limbah plastik dibuang ke laut. Artinya, perairan Indonesia dipenuhi sekitar enam juta hingga 245 juta kilogram limbah plastik. Maka, tidak mengherankan jika juga banyak hewan laut ditemukan mati terdampar dengan perut penuh sampah plastik.

 

Karenanya, sudah waktunya untuk tidak sekedar buang sampah pada tempatnya, tapi … diet sampah terutama sampah plastik sangat sangat penting untuk dijadikan life style bagi kita. Semoga gaya hidup yang baik ini mampu kita tularkan ke diri, lingkungan hingga ke Indonesia dan berbagai penjuru bumi. Demi sembuhnya bumi kita! Semangat!

 

Comments